Dibalik Cerita Sejarah Ninja Yang Ada Sepanjang Masa

Dibalik Cerita Sejarah Ninja Yang Ada Sepanjang Masa

Dibalik Cerita Sejarah Ninja Yang Ada Sepanjang Masa

Dibalik Cerita Sejarah Ninja Yang Ada Sepanjang Masa

Agen Tangkas Online : Hattori Hanzo mungkin ninja yang paling kita kenal karena terdapat film kartun nya “ninja hatori”. Dia adalah seorang pengikut dan pelayanan Tokugawa leyasu, dan merupakan kekuatan utama leyasu menjadi shogun dan penguasa jepang.

Dibalik Cerita Sejarah Ninja Yang Ada Sepanjang Masa

Tumbuh di inga, Hanzo pertama kali didapati ikut dalam pertempuran panjang pada tahun 1570-an. Tindakan paling terkenal pada tahun 1582, ketika oda Nobunaga tewas setelah mengkhianati salah satu pengikutnya, Akechi Mitsuhide. Demi keselamatan leyasu dan juga provinsi Mikawa, Hanzo bersama-sama rekan ninja “iga” membawa pesaing mereka, Klan koga untuk mengawal leyasu ke tempat lebih aman. Namun setelah kematian Hanzo pada tahun 1596, pengganti yang didapati menerima posisi Hanzo sebelum nya dinobatkan sebagi “Hattori Hanzo”. Sebuah Tradisi para pemimpin iga dan diabadikan sebagai mitos bahwa Hattori Hanzo abadi.

Ishikawa Goemon

Meskipun Iga maupun koga menerima Ishikawan Gaemon sebagai salah satu dari mereka, lahir pada tahun 1558. Ishikawa Goemon merupakan seorang penjahat versi robin hood dari jepang karena ia mencuri dan membagikan hasil curian nya kepada masyarakat yang miskin. Meskipun tidak ada data valid, menurut legenda dan juga cerita masyarakat, Goemon berawal dari Genin dibawah kepemimpinan Sandayu Mochi zuki sebelum menjadi Nukenin. Setelah itu dia menjadi pemimpin dari kelompok bandit di kansai dan terus menerus merampok bangsawan kaya dan membagikan hasilnya pada petani yang tertindas.

Mochizuki Chiyome

Dia adalah ninja wanita yang paling terkenal, keturunan dari bangsawan dan juga istri panglima panglima perang Mochizuki Nobumasa yang berasal dari klan ninja koga. Saat suaminya pergi untuk berperang, Chiyome yang diberi misi oleh Shingen untuk merekrut perempuan dan melatih untuk membentuk jaringan bawah tanah spionase perempuan. Chiyome yang mendirikan markas di desa Nazu merekrut 300 perempuan yang sebagian besar yatim piatu,mantan pelacur,dan korban perang. mereka semua dilatih untuk menjadi mata-mata dan pembunuh, hingga kematian yang misterius terhadap Chiyome pada tahun 1573.

Baca Juga :

Shares