Sebuah Kisah Mistis : Aku Datang Untuk Mencari Tubuhku

Sebuah Kisah Mistis : Aku Datang Untuk Mencari Tubuhku

Sebuah Kisah Mistis : Aku Datang Untuk Mencari Tubuhku

Sebuah Kisah Mistis : Aku Datang Untuk Mencari Tubuhku

Agen Tangkas Online : Dia seorang yang bekerja di pengolahan kayu, tewas menggenaskan dan arwahnya pun kerap bergentayangan.

Tidaklah mudah bekerja di sebuah perusahaan kayu, sebut saja namanya Udin, dia bekerja di salah satu perusahaan kayu mengakui hal tersebut. Kadang masuk malam atau kadang masuk siang. Apabila saatnya masuk malam mereka akan bertarung dengan hembusan angin kencang dari laut dan menahan kantuk yang luar biasa. Udin sendiri baru bergabung dengan perusahaan itu pada awal tahun 2015.

“Kerjaan kami cuma satu, menarik kayu masuk penggilingan agar menjadi potongan kayu yang kecil-kecil.” kata Udin. Area ini sangat berbahaya sekali karena pisau yang ada di penggilingan sangatlah tajam. Hanya dengan hitungan detik maka pohon-pohon kayu yang besar-besar bisa jadi kecil sekali.

Sangat mengerikan melihat mesin itu, tapi tuntutan ekonomi membuat Udin mengenyampingkan pikiran itu. Di dalam 1 tim ada 14 orang yang bekerja dalam satu line mesin. Setiap dua orang melayani satu mesin,mulai dari pengupasan sampai masuk ke penggilingan. Semuanya dikerjakan secara bertahap.

Udin berkata apabila kayu yang enak atau mudah terpotong biasanya kami bisa sangat santai bekerja. Tidak jarang kami bisa istirahat tidur 2 jam.

Tapi tidak untuk malam itu, kami bekerja berat sekali pada malam itu, kayu yang datang tidak seperti biasanya. Keras dan banyak sekali kulitnya, sampai-sampai mesin macet berkali-kali, padahal kata teman-teman pisau di mesin tersebut baru saja diaganti dengan yang baru.

Dan akhirnya beberapa orang harus datang untuk membantu kami, saat itu seperti biasa kami tidak memiliki perasaan yang aneh, sampai tiba-tiba terdengar suara minta tolong dari mesin penggilingan, sontak saja kami langsung berlari menuju tempat tersebut dan melihat Pak Eko sudah sampai terlebih dahulu.

Mukanya sangat panik dan menghubungi pihak kantor melalui HT, sedangkan di mesin penggilingan tubuh Pak Ridwan sudah terlihat hancur dan halus seperti daging cincang. Tidak jelas lagi mana kakinya mana kepalanya.

Terlihat darah segar pak Ridwan melumuri pisau penggilingan dan bercampur semua dengan potongan-potongan kayu. Atas Instruksi dari kantor kami disuruh bersihkan daging Pak Ridwan dengan sekop bersama dengan potongan kayu yang terkena darah untuk dikuburkan di belakang kantor.

Kejadian itu pun menjadi perbincangan semua karyawan baik dari level atas sampai yang paling bawah seperti kami ini. Berselang 2 hari kemudian datang utusan dari pemerintah setempat untuk memberi peringatan kepada perusahaan tempat dimana kami bekerja. Mereka mengingatkan apabila ada kejadian serupa lagi untuk kedepan nya maka perusahaan akan ditutup paksa.

Menurut saksi mata saat itu di tempat kejadian, Pak Ridwan pada saat itu jatuh terpleset ketika ia sedang berusaha memasukkan kayu ke penggilingan, tapi nahas bagi Pak Ridwan dirinya malah terikut masuk ke penggilingan.

Pada saat itu juga saksi mata sudah berusaha menolong tapi sudah tidak sempat, jika diingat bunyi suara tubuh Pak Ridwan yang masuk ke mesin itu bunyi nya kretak..kretak..kretak, seperti kayu yang keras di masukkan pe penggilingan.

Setelah itu arwah Pak Ridwan bergentayangan, ada yang mengaku pernah melihatnya berdiri disamping konveyor dengan wajah yang pucat serta penuh dengan darah mulai dari kepala hingga ujung kaki.

Tidak cuma sekali, penampakan wujudnya bisa berkali-kali. Gara-gara itu shift malam jadi tidak berjalan tidak berjalan dengan baik selama seminggu akibat penampakan hantu Pak Ridwan.

Saya sendiri dan teman-teman juga pernah melihatnya, dan Pak Ridwan mengatakan sedang mencari seorang teman, imbuh Udin.

“Kalau dia masih hidup sih oke-oke aja, ini kan beda ceritanya.” tambah Aris.

“Kami juga tidak tau siapa yang sedang dicari Pak Ridwan, entak itu urusan hutang atau apalah. Daripada ambil resiko mending resign aja.” tambah Udin.

Shares